Sementara itu, Rusia secara historis telah memainkan peran sebagai penyeimbang kekuatan di Timur Tengah selama beberapa dekade terakhir.
Mereka mencoba menavigasi hubungannya dengan Israel dan mengembangkan hubungan ekonomi dan militer yang kuat dengan Iran sehingga hal itu disinyalir menjadikan Moskow sebagai perantara mengakhiri konfrontasi Iran-Israel.
Para pengamat menilai bahwa sikap Putin ini mencerminkan kehati-hatian Rusia dalam menjaga keseimbangan diplomatik dan strategisnya sehingga pada akhirnya, bisa jadi Rusia berpotensi menjadi penengah perang 2 negara tersebut.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini