3. Proses Evakuasi Kilat oleh Tim Gabungan TNI-Polri
Setibanya di Kualanamu, tim penjinak bom dari Brimob Polda Sumatera Utara, Kopasgat TNI AU, dan Kodam I Bukit Barisan langsung melakukan evakuasi seluruh penumpang dan kru.
“Proses evakuasi berlangsung aman dan tertib tanpa korban jiwa,” ujar Menko Polhukam Budi Gunawan dalam keterangannya.
Setelah semua penumpang dievakuasi, dilakukan penyisiran menyeluruh terhadap kabin dan ruang bagasi. Hasilnya, tidak ditemukan adanya bahan peledak ataupun benda mencurigakan.
4. Operasional Bandara Tetap Normal, Penumpang Diinapkan
Meski sempat terjadi kepanikan, Bandara Kualanamu tetap beroperasi normal. Para jemaah haji diinapkan sementara di penginapan terdekat, menunggu penerbangan lanjutan ke Soekarno-Hatta.
Asri Santosa menyatakan, “Seluruh penumpang dan kru saat ini telah diinapkan di penginapan terdekat. Direncanakan pesawat akan diterbangkan kembali Rabu pagi, 18 Juni 2025.
Kesiapsiagaan bandara menjadi bukti pentingnya prosedur kontingensi dalam menghadapi ancaman keamanan modern.
5. Investigasi Berlanjut hingga Internasional
Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto menegaskan bahwa penyelidikan masih berjalan dan telah melibatkan Bareskrim Polri. Informasi e-mail yang berasal dari luar negeri menjadi titik penting dalam pendalaman kasus.
“Kami akan melakukan pendalaman di Jakarta karena informasi e-mail yang kami dapat tersebut dari luar negeri,” ujarnya.
Pihak pemerintah Indonesia juga telah berkoordinasi dengan otoritas penerbangan Arab Saudi (OEJN) untuk menyelidiki asal-usul e-mail dan memastikan insiden ini tidak terulang di masa mendatang.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!