SketsaNusantara.id - Polemik Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyebabkan beberapa siswa keracunan masih menjadi perbincangan hangat.
Pasalnya salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ini banyak menimbulkan permasalahan baru, mulai dari keracunan hingga kabar bahwa orang-orang di balik MBG belum mendapat upah yang seharusnya menjadi hak mereka.
Beberapa waktu lalu, kasus keracunan makanan setelah mengkonsumsi MBG kerap terdengar, baik di media sosial ataupun pemberitaan.
Namun akhir-akhir ini jarang terdengar kasus serupa, hingga membuat publik bertanya-tanya.
“Honest question: Belakangan udah jarang ada berita anak-anak sekolah keracunan gara-gara MBG tu apakah memang sudah ga ada kasus keracunan (karena sudah berubah proses produksi makanannya) atau ga ada beritanya aja?,” tanya Jurnalis Sofie Syarief dalam cuitan di akun X nya @sofiesyarief.
Cuitan Sofie Syarief itupun viral dan mendapat banyak tanggapan dari warganet.
Berdasarkan pengakuan beberapa warganet dalam kolom komentar cuitan tersebut, diketahui bahwa kini pemberian MBG bukan lagi berupa makanan siap saji, namun berupa bahan mentah.
Seperti pengakuan akun @pagicerahceria yang membagikan tangkapan layar grup whatsappnya.
Dalam tangkapan layar tersebut, diketahui MBG diberi bahan mentah berupa 10 butir telur, buah-buahan, 2 bungkus mie telur, susu kemasan, dan beberapa cemilan.
Baca Juga: Pengakuan Mengejutkan Dapur MBG Kalibata, Dugaan Pemangkasan Anggaran Porsi Makan Terungkap
Disebutkan pula bahwa bahan-bahan makanan mentah itu digunakan untuk jatah selama 2 minggu.
“Gimana ceritanya ini dah. Dpt jatah MBG 2 minggu. MBG dikasih mentahan? Berarti dana gak mencukupi itu di catering-nya buat sampe dimasak,” ucapnya.