news

Viral Netizen Usut Sisi Gelap Wisata Hiu Paus Botubarani yang Jarang Diungkap

Selasa, 17 Juni 2025 | 11:11 WIB
Netizen TikTok ungkap sisi gelap wisata hiu paus Botubarani, Gorontalo. (Freepik/@wirestock)

 

SketsaNusantara.id - Viral warga TikTok soroti sisi gelap dari wisata hiu paus Botubarani, Gorontalo, yang populer di kalangan masyarakat.

Wisata hiu paus merupakan wisata alam yang menawarkan pengalaman melihat dan berinteraksi langsung dengan hiu paus yang dikenal jinak dari atas perahu atau lewat snorkeling.

Wisata tersebut berlokasi di pesisir Desa Botubarani, sekitar 30 menit dari pusat kota Gorontalo.

Baca Juga: Heboh dan Kembali Viral! Alasan Dul Jaelani Pilih Tissa Biani sebagai Tambatan Hati: Satu-satunya Wanita yang...

Sudah sering wisata ini viral dan ramai dibicarakan di media sosial. Namun, belum banyak yang tahu tentang dampak negatifnya bagi hiu paus.

Oleh karena itu, seorang pengguna TikTok mengungkit diskusi perihal sisi gelap wisata tersebut lewat video yang diunggah di akun @anandabhuwana pada tanggal 15 Juni 2025 lalu.

Dilansir oleh SketsaNusantara.id dari video tersebut, pengguna Anandabhuwana awalnya menganalisis konten lain berupa cuplikan wisata hiu paus di Gorontalo.

Baca Juga: Kini Telah Tiada, Video Percakapan Gustiwiw Ketika Ditanya Soal Kematian Kembali Viral, Ternyata Ini Keinginan Terakhir Sang Musisi Sebelum Wafat

Dia mencermati bahwa ada percikan air di atas permukaan laut hasil dari lemparan pakan hiu paus oleh seorang petugas wisata.

Menurut Anandabhuwana, memberi makan hiu paus seperti ikan lele merupakan tindakan yang keliru dan bermasalah.

Pasalnya, hewan tersebut merupakan koloni yang punya gaya hidup bermigrasi. Memberi pakan hiu paus sama seperti menahan mereka untuk menetap di tempat.

Baca Juga: Film ‘Senyum Manies’ Viral Bikin Netizen Meringis: Anies Aja Mungkin Malu Nonton

Anandabhuwana bercerita bahwa awalnya hiu paus tidak tinggal di perairan Gorontalo. Mereka selalu berpindah-pindah sampai kemunculannya pertama kali menyita perhatian masyarakat Botubarani.

Halaman:

Tags

Terkini