Kolom abu teramati setinggi 750 meter dari puncak dengan intensitas sedang (agak tebal) mengarah condong ke arah barat dan barat daya.
Sejak hari Kamis, 5 Juni 2025 lalu, Gunung Raung terpantau hampir setiap hari erupsi dengan tinggi letusan yang bervariasi mulai dari 400 meter hingga 1.000 meter di atas puncak.
Hal ini berdampak pada turunnya hujan abu tipis di sejumlah kawasan yang dipengaruhi arah angin. Beberapa wilayah di Jember pun ikut terdampak.
Akun Instagram @kabarjemberan menyebut setidaknya ada 3 kecamatan di Jember yang ikut terdampak dihujani abu vulkanik sejak hari Kamis, 12 Juni 2025.
Sejumlah wilayah di Kabupaten Jember yakni di kawasan Jurojuh dan Karangnangkah di Desa Sumberbulus, Kecamatan Ledokombo hingga di Desa Sempolan, Desa Sidomulyo dan Desa Garahan di Kecamatan Silo diguyur hujan abu vulkanik tipis.
Selain itu, hujan abu tipis juga mengguyur kawasan Desa Gunungmalang dan Rowosari di Kecamatan Sumberjambe. Abu juga dirasakan pengendara motor yang melewati rute Sempolan ke arah Banyuwangi.
Berdasarkan pantauan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, hujan abu vulkanik di sejumlah desa di Jember ini membuat suasana tampak berkabut dan kini sudah mulai reda.
"Berdasarkan informasi dari hasil monitoring dari para relawan dan masyarakat, sebagian warga merasakan adanya abu halus/tipis di beberapa desa di Kecamatan Silo dan Ledokombo (Jember)," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jember Penta Satria dikutip dari akun Instagram @kabarjemberan.
Baca Juga: Tak Cukup Informasi Status Gunung Raung, Pendaki Gunung Asal Sidoarjo Ini Sempat Terjebak Erupsi
BPBD Jember memastikan kondisi aman terkendali dan masyarakat diharapkan untuk tidak panik dan mengikuti himbauan dari pemerintah setempat.
"Terpantau hujan abu vulkanik Gunung Raung sudah mereda. Kondisi terkini aman dan terkendali, serta kondusif. Kami juga membagikan masker untuk masyarakat di wilayah-wilayah yang merasakan guyuran hujan abu vulkanik Gunung Raung dan secara periodik melakukan pemantauan," imbuhnya.
Dengan kondisi Gunung Raung yang berstatus waspada, BPBD Jember menghimbau warga atau wisatawan untuk sementara menghentikan aktivitas di sekitar puncak yang menjadi zona merah radius bahaya erupsi.
Masyarakat dihimbau tidak mendekati radius 3 km di dekat puncak erupsi Gunung Raung. Jalur pendakian di kawasan ini juga ditutup sementara, menghindari erupsi lanjutan yang bisa terjadi sewaktu-waktu.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini