Khofifah juga menerangkan bahwa pihaknya sering menemukan kasus karyawan anak dan eksploitasi di berbagai bidang.
Di antara mereka milik kekuatan sulit dari sektor perikanan, industri rumah, pekerja rumahan, anak -anak jalanan, ESKA (eksploitasi seksual komersial anak-anak), dan pekerja bangunan.
Menyaksikan kejadian serupa dia mengaku sedih. Anak-anak seharusnya bersekolah, tetapi dipaksa untuk bekerja secara kasar.
"Itu sebabnya kami mencoba memaksimalkan upaya kami untuk menghilangkan pekerja anak dan kekerasan terhadap anak -anak," katanya.
Sekali lagi, ia mengundang semua pemangku kepentingan, pemimpin masyarakat dan masyarakat umum untuk mendukung upaya untuk menghilangkan pekerja anak.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini