Selain pesan dan reuni antara orangtua yang datang menjemput anaknya, ada pemandangan lain yang menguras emosi.
Baca Juga: Kasus Pembacokan Dilimpahkan ke Polres Jember, Satreskrim Komitmen Akan Tetap Lanjutkan Penyelidikan
Apa yang dimaksudkan adalah momen saat seorang siswa menyampaikan keinginannya untuk menetap lebih lama di barak militer.
Saat ditanya oleh Gubernur, ia mengaku betah dan merasa nyaman dengan pelatihan disiplin, serta tidak ingin berpisah dengan tentara pelatih.
"Betah disini pak. Enak, disiplin. Kalau di rumah orangtua marah-marah", katanya.
Baca Juga: Pria di Jember Bacok Keluarga dan Tetangga hingga Tewaskan 2 Orang, Ternyata Ini Motifnya
Berbeda dengan kondisi siswa, salah satu tentara pelatih tertangkap kamera memeluk kedua siswa sambil menangis. Tak lupa ia menyampaikan pesan kepada keduanya.
"Bapak yakin kamu anak baik, bukan anak nakal", singkat tentara pelatih tersebut.
Setelah kembali pulang ke rumah masing-masing, diketahui bahwa para siswa tersebut masih akan mendapatkan program pendampingan mungguan.
Hal ini dijelaskan berdasarkan penuturan Dedi Mulyadi, mengutip dari sumber yang sama. Ia mengatakan kalau para siswa bisa saling bertemu dengan pelatihnya di kegiatan Persami (Perkemahan Sabtu Minggu).***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini