Ayah korban pun memaafkan oknum guru berinisial WD yang telah menendang kepala anaknya itu.
“Saya maafkan,” tuturnya sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id.
Pertemuan kedua belah pihak ini merupakan upaya mediasi yang difasilitasi Polres Demak dengan pihak sekolah.
Sebelumnya, pihak sekolah juga Dinas Pendidikan Demak telah melakukan pemanggilan terhadap oknum guru tersebut.
Kepala Sekolah SMPN 1 Karangawen mengaku pihaknya langsung memanggil pihak-pihak yang terlibat usai video tindak kekerasan tersebut beredar dan viral di media sosial.
Ia pun memastikan bahwa sosok pria yang menendang kepala siswa dalam video tersebut adalah benar WD, guru IPA di sekolahnya.
Selanjutnya, pihak sekolah melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Demak dan Polres Demak lantaran orang tua korban telah melaporkan tindak kekerasan yang dialami anaknya ke pihak berwajib.
Kronologi
Kasus yang sempat menghebohkan publik ini tejadi pada Selasa, 10 Juni 2025 lalu.
Aksi tindak kekerasan yang dilakukan WD bermula dari suara siulan yang ia dengar saat menjadi pengawas ujian di kelas korban.
Korban yang duduk dekan jendela diminta berdiri dan melihat keluar ruang kelas.
Penasaran lantaran korban mengaku tak melihat siapapun di luar, WD berinisiatif naik ke atas meja dan melihat dengan mata kepalanya sendiri.
Tak percaya dengan jawaban korban dan penglihatannya, oknum guru berusia 58 tahun ini pun menuding siswa tersebut.
Korban yang membantah dirinya tak bersiul memicu emosi WD hingga akhirnya terjadi tindak kekerasan tersebut.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!