SketsaNusantara.id - Data terbaru dari Kabupaten Jember menunjukkan fakta menarik terkait komposisi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang bekerja di lingkungan pemerintahan daerah.
Dari total 9.016 PNS, sebanyak 4.844 di antaranya adalah perempuan, sedangkan 4.172 merupakan laki-laki.
“Dari 9.016 pegawai negeri sipil tersebut, 4.172 merupakan laki-laki dan 4.844 lainnya merupakan perempuan,” dikutip SketsaNusantara.id dari Kabupaten Jember dalam Angka 2025 yang dirilis BPS.
Dengan kata lain, PNS perempuan di Jember lebih banyak dari PNS laki-laki.
Fenomena ini tidak hanya mencerminkan komposisi gender di sektor pemerintahan, tetapi juga bisa menjadi indikator perubahan dinamika kerja yang lebih inklusif.
PNS Perempuan Merata di Berbagai Sektor
Disebutkan pula dalam data tersebut bahwa ribuan ASN ini tersebar di berbagai unit kerja dan instansi pemerintahan di 31 kecamatan.
Dengan proporsi perempuan yang lebih tinggi, penting untuk melihat bagaimana hal ini berdampak pada gaya kepemimpinan, pola kerja, dan kebijakan internal di lingkungan birokrasi Jember.'
Jika didukung kebijakan yang ramah gender, maka ini bisa menjadi modal penting dalam meningkatkan pelayanan publik yang lebih responsif.
Perangkat Desa dan BPD: Angka yang Tak Kalah Besar
Selain PNS, Kabupaten Jember juga memiliki 2.938 perangkat desa dan 2.096 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Kedua kelompok ini tersebar di seluruh 248 desa/kelurahan dan menjadi ujung tombak pelayanan pemerintahan di tingkat bawah.
Besarnya jumlah PNS perempuan bisa diasumsikan memiliki dampak representasi gender yang mulai merata hingga ke tingkat akar rumput.
Jumlah PNS perempuan yang lebih banyak bukan sekadar angka. Ini menjadi sinyal bahwa perempuan mulai memiliki peran dominan dalam birokrasi daerah.