Jika diikuti dengan peningkatan kapasitas, pelatihan kepemimpinan, dan kebijakan yang mendukung kesetaraan, maka Jember bisa menjadi contoh daerah dengan birokrasi yang inklusif dan adaptif.
Langkah selanjutnya adalah memastikan bahwa dominasi jumlah ini juga dibarengi dengan peran strategis yang sepadan di posisi pengambil kebijakan.
Sebab, keberadaan perempuan dalam jumlah besar tidak otomatis menjamin kesetaraan peran, kecuali jika diberikan ruang yang setara dalam pengambilan keputusan.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Pemasangan Ratusan Tiang Listrik di Jalur Pantai Bandealit Jember Ditargetkan Rampung sebelum 17 Agustus Mendatang
KAI Daop 9 Jember Siapkan Ribuan Kursi Jelang Selama Libur Panjang Idul Adha
Sembelih 60 Ekor Sapi di Hari Raya Idul Adha, Ketua DPC Gerindra Jember Halim: Kami Ingin Seluruh Masyarakat di Kecamatan Merasakannya
Sensasi Timur Tengah di Tengah Kota Jember, Cobain Nasi Kebuli Basmati Ala Kebuli Yala, Ramah di Kantong Anak Kos
5 Rekomendasi Kuliner Malam Terbaik di Jember, Termasuk Paling Populer dengan Cita Rasa Enak dan Harga yang Ramah di Kantong