news

Tak Sembarangan, Anies Baswedan Ikut Sembelih Hewan Kurban di Momen Idul Adha 2025 Pakai Golok Khusus Pemberian dari KH Agus Salim

Senin, 9 Juni 2025 | 10:40 WIB
Momen Anies Baswedan menyembelih hewan kurban jadi sorotan, pakai golok khusus pemberian KH. Agus Salim dari Gresik, Jawa Timur (Instagram/aniesbaswedan)

Anies mengaku sudah terbiasa menyembelih hewan kurban bertahun-tahun sebelumnya. Pria yang akrab disapa Abah ini memimpin prosesi penyembelihan hewan kurban dengan diiringi takbir dari warga sekitar.

Saat proses penyembelihan pun dilakukan tak sembarangan. Anies menyembelih sapi dan kambing dengan tenang, memastikan proses sesuai syariat Islam.

Tampak kambing dan sapi begitu tenang dan dengan hati-hati namun pasti, Anies meletakkan golok yang sekaligus memotong saluran pernapasan, makanan, dan pembuluh darah dalam satu gerakan cepat untuk meminimalkan penderitaan hewan.

Baca Juga: Masih Gerak Setelah Disembelih, Apakah Kurban Tetap Sah? Simak Penjelasan Lengkap dari Buya Yahya!

"Pisau yang diasah, tenaga yang dicurahkan, dan semangat berbagi yang mengalir, semuanya adalah bagian dari pelajaran hidup," kata Anies.

"Tentang keberanian untuk memberi, tentang persaudaraan yang tumbuh lewat kerja bersama, dan tentang merayakan Idul Adha sebagai momen memperkuat ikatan dengan sesama," sambungnya.

Penyembelihan hewan kurban ini mengingatkannya pada kisah Nabi Ibrahim dan Ismail yang merenungi makna berkurban.

Idul Adha mengingatkan umat Islam akan ketaatan dan pengorbanan Nabi Ibrahim yang rela menyerahkan putranya, Ismail, atas perintah Allah, serta keikhlasan Ismail menerima takdir tersebut.

Baca Juga: Apa itu Rumen? Pemkot Surabaya Tegas Melarang Warga Buang Limbah Sapi ke Sungai Pasca Penyembelihan Hewan Kurban, Ini Dampaknya bagi Lingkungan

"Saat menyembelih kurban, yang terbayang bukan hanya soal teknis atau prosedur. Tapi tentang Nabi Ibrahim yang memegang golok di hadapan anaknya, ucap Anies.

"Sebuah ujian ketaatan tanpa syarat, tentang bagaimana kita semua, hari ini, diajak bertanya: apa yang sanggup kita kurbankan demi sesuatu yang lebih dicintai Allah?" imbuhnya.

Anies, dalam keterangannya, menyinggung bahwa kurban adalah simbol keikhlasan dan ketakwaan, berani melepas apa yang dicintai demi keadilan dan kesetaraan.

"Kurban bukan hanya tentang darah dan daging, tapi tentang takwa, tentang keikhlasan, dan tentang keberanian melepas hal yang kita cintai demi nilai yang lebih luhur mewujudkan keadilan, kesetaraan, dan kemajuan," pungkasnya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Tags

Terkini