news

Mengapa Setelah Sampai ke Mekah, Justru Harus Keluar Menuju Arafah? Begini Penjelasan Prof Nadirsyah Hosen

Jumat, 6 Juni 2025 | 06:00 WIB
ilustrasi suasana di Padang Arafah (X/aiishadahir)

Setelah dari Arafah, barulah jamaah kembali ke Mekah. Tapi kali ini, mereka kembali dengan hati yang telah bersih, dengan jiwa yang telah terlahir kembali. Mereka tidak sekadar kembali ke Ka’bah, melainkan kembali sebagai hamba yang telah menyadari hakikat kehambaan.

Maka wajar bila Arafah menjadi pusat ibadah haji. Karena hanya mereka yang pernah berdiri dalam sunyi Arafah, yang layak thawaf mengelilingi Ka’bah dengan jiwa yang telah "pulang" lebih dulu.

Sebagaimana Prof Nadirsyah Hosen simpulkan, Arafah adalah pelajaran hidup. Tentang keluar dari zona nyaman, mengenal hakikat diri, dan menghadap Tuhan dengan sebenar-benarnya pengakuan. Sebuah perjalanan spiritual yang tak sekadar menginjak tanah suci, tetapi juga menyucikan hati.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Tags

Terkini