Hal ini menjadi bukti bahwa Christiano tidak memiliki niatan untuk menghindari tanggung jawab, meskipun situasi saat itu membuatnya panik.
"Setelah kecelakaan Christiano sempat mengabari saya pukul 01:15 WIB dan polisi membawanya untuk dimintai keterangan hingga akhirnya ditetapkan jadi tersangka," tuturnya.
3. Bantah Rumor Pemberian Uang 2 Miliar pada Keluarga Korban
Dalam pernyataannya, lulusan Universitas Sumatera Utara ini membantah rumor yang beredar di media sosial tentang pemberian uang sebesar 2 miliar kepada keluarga korban.
"Kami mendengar kabar bahwa keluarga kami memberikan sejumlah uang pada keluarga Argo, kami tegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar," tegasnya.
Ia menekankan bahwa keluarga hanya fokus pada proses hukum yang berlaku dan tidak ada upaya untuk menyelesaikan kasus ini di luar jalur hukum.
"Kami tidak pernah melakukan hal tersebut dan belum pernah membicarakan hal ini pada keluarga korban, sebagai warga beriman dan taat hukum kami serahkan sepenuhnya pada pihak berwajib melalui proses hukum yang berlaku," tandasnya.
4. Setia Budi Membantu hingga Kepulangan Jenazah Argo ke Rumah Duka
Setia Budi juga mengungkapkan belasungkawa sedalam-dalamnya pada keluarga korban dan bertanggung jawab sepenuhnya dengan turut melakukan pendampingan pada korban hingga mengantar jenazah Argo pulang ke rumah duka di Depok.
"Setelah kejadian, kami juga ikut ke RS Bhayangkara melakukan pendampingan pada korban hingga pemulangan jenazah Argo sampai ke rumah duka di Depok," ucapnya.
"Izinkan saya menyampaikan duka cita mendalam kepada Ibu Melina dan keluarga besar Argo yang telah kehilangan putranya, saya juga meminta maaf atas kejadian yang tidak kami inginkan ini," ujar Setia Budi.
Langkah ini, menurutnya, merupakan bentuk empati dan tanggung jawab moral terhadap keluarga korban, meskipun tidak mengurangi rasa sakit yang mereka alami.