Tiga Zona Utama Candi Borobudur
1. Kamadhatu
Yang diartikan secara filosofis sebagai 'dunia nafsu', letaknya ada pada bagian paling bawah atau kaki atau dasar candi.
Kamadhatu melambangkan dunia manusia yang masih terikat pada hawa nafsu dan keinginan duniawi. Pada lantai dasar ini terdapat 1 relief yakni relief Karmawibhangga.
2. Rupadhatu
Yang diartikan secar filosofis sebagai 'Dunia Rupa', letaknya berada di bagian tengah candi.
Secara fisik letaknya adalah tingkat 2 hingga 7 yang berbentuk teras-teras persegi dimana secara filosofis Rupadhatu melambangkan dunia di mana manusia telah melepaskan diri dari nafsu rendah, namun masih terikat pada bentuk dan wujud.
Pada lantai ini terdapat ribuan relief yang menceritakan kisah-kisah Buddha.
3. Arupadhatu
Yang diartikan sebagai 'Dunia Tanpa Rupa', letaknya ada pada Bagian paling atas atau puncak candi Borobudur
Secara fisik, ini adalah tingkat 8 hingga 10 yang berbentuk teras-teras melingkar dan stupa induk.
Arupadhatu melambangkan dunia tanpa wujud, alam spiritual tertinggi, atau Nirwana. Melambangkan dunia tanpa wujud, alam tertinggi, atau Nirwana, di mana manusia telah sepenuhnya terbebas dari segala ikatan duniawi, termasuk bentuk dan rupa. Ini adalah pencapaian spiritual tertinggi, mencapai pencerahan dan kedamaian abadi.
Pada tingkatan Arupadhatu ini dibagian puncak tidak ada relief di sini, melainkan stupa-stupa berlubang dan stupa utama, hal ini melambangkan konsep sunyata (kekosongan) atau kebijaksanaan tertinggi.
Candi Borobudur selama ini direpresentasi visual dari perjalanan spiritual dalam ajaran Buddha, mengajak setiap peziarah untuk naik secara bertahap melalui tingkatan-tingkatan ini, merefleksikan pemurnian diri menuju pencerahan.***