Hal ini menyebabkan terbentuknya awan-awan tebal yang berpotensi turun hujan.
Selain itu, menurut keterangan BMKG, adanya pertemuan massa udara dingin di Australia bagian selatan turut mempengaruhi kondisi cuaca di Indonesia.
Pertemuan ini menimbulkan tekanan rendah atau pusaran angin di sekitar wilayah selatan Indonesia.
Hal tersebut mendukung terbentuknya cuaca buruk seperti hujan lebat dan angin kencang.
Beberapa provinsi di Indonesia berpotensi turun hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Sementara itu, wilayah seperti Aceh dan NTB berpotensi turun hujan dari intensitas lebat hingga sangat lebat.
BMKG juga memberi peringatan dini terhadap wilayah yang potensi mengalami angin kencang seperti Aceh dan Jawa Barat untuk akhir pekan bulan Mei.
Tanggal 30 Mei sampai 2 Juni 2025, beberapa wilayah seperti Kep. Bangka Belitung, Sulawesi Barat, dan Papua Selatan berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat.
Potensi angin kencang juga terpantau di Kepulauan Riau.
“BMKG memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai kilat/ petir dan angin kencang,” tulis BMKG dalam keterangannya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini