"Agar publik Indonesia tahu bahwa kemerdekaan belum tiba di tanah kami. Bahwa ada anak bangsa yang terus-menerus disayat oleh negaranya sendiri dan dunia diam,"
Ia berharap paling tidak, jika memang sampai saat ini negara belum bisa melindungi rakyatnya yang berada di Tanah Papua, sang penguasa pemerintahan dapat menghentikan kejadian serupa.
"Jangan wariskan darah kepada generasi berikutnya. Hentikan pembantaian. Buka ruang dialog. Hadirkan keadilan. Kembalikan kemanusiaan,"
"Kami masih menunggu, Pak Presiden. Tapi entah sampai kapan," tandasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini