SketsaNusantara.id - Melalui postingan Instagram tanggal 22 Mei 2025, Kementerian Sekretariat Negara mengabarkan bahwa Presiden Prabowo memanggil Badan Pengusahaan Batam.
Kepala Badan Pengusahaan menjelaskan jika pertemuan tersebut terkait laporan progres upaya percepatan investasi.
Amsakar juga menyampaikan bahwa pihaknya juga tengah mengupayakan menyelaraskan kebijakan strategis antara dari pemerintah pusat serta daerah.
Pertemuan di Istana Merdeka tersebut menurut Amsakar juga terkait dengan sejumlah inisiatif dari BP Batam untuk mendukung iklim investasi Indonesia yang lebih kondusif.
Dilansir SketsaNusantara.id dari Instagram Kemensetneg RI, salah satu hal yang menjadi inisiatif dari badan ini yaitu penerapan sistem manajemen lahan.
Hal tersebut bertujuan dalam mempercepat pengelolaan lahan dan penataan secara efisien.
Selain itu, Kepala BP juga mengungkapkan bahwa proses perizinan telah semakin disederhanakan.
Salah satunya yaitu dengan menghubungkan pelayanan Pemerintah Kota dan Badan Pengusahaan.
Menanggapi laporan tersebut, Presiden memberikan dukungan secara penuh terhadap upaya badan pengusahaan ini.
Amsakar juga menuturkan bahwa Presiden Prabowo juga akan melakukan penyesuaian regulasi yang masih dirasa menghambat perkembangan investasi di Indonesia.
Berdasarkan laporan yang ditulis BP Batam pada laman website resminya, pemanggilan tersebut merupakan bagian dari strategi percepatan investasi.