SketsaNusantara.id - Sejumlah program menarik dibawa Bupati Jember Muhammad Fawait dari pusat kota ke desa-desa melalui program terbarunya. Yakni, Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bungadesaku).
Salah satu program andalannya adalah perbaikan ratusan ruas jalan dengan menggunakan unit reaksi cepat (URC).
Bertempat di jalanan sekitar Kebun Zeelandia, Suko Barat, Kramat Sukoharjo, Kecamatan Tanggul, pada Jumat, 23 Mei 2025, penambalan jalan berlubang juga dilakukan.
Baca Juga: Mulai Ngantor di Desa, Bupati Jember Gus Fawait Percepat Pelayanan Adminduk Masyarakat
Bupati Jember Muhammad Fawait menuturkan bahwa seluruh jalan di Kabupaten Jember punya hak untuk diperbaiki. Tujuannya, untuk memudahkan mobilitas warga Jember dalam berkegiatan sehari-hari.
Belum lagi, jika dibiarkan, malah berbaya, bisa menyebabkan kecelakaan, bahkan berujung adanya korban.
"Ratusan ruas jalan yang rusak sebelumnya telah diwadulkan warga Jember melalui saluran Wadul Gus'e," papar bupati.
Namun, bupati menegaskan bahwa sejumlah perbaikan jalan berlubang yang telah dilaksanakan masih belum seberapa.
"Bulan depan, kami akan melakukan perbaikan dengan skala lebih besar," lanjutnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air Arif Liyantono menyebutkan, sudah ada sebanyak 115 ruas jalan yang telah diperbaiki melalui data keluhan masyarakat lewat saluran Wadul Gus'e.
Baca Juga: Bupati Jember Gus Fawait Salurkan Sejumlah Bantuan Pertanian Mulai Alsintan hingga Benih Padi
"Juni mendatang, sekitar Minggu ketiga, Pemkab Jember melalui PUBMSDA akan melakukan perbaikan jalan skala besar," tegasnya.
Jadi, tak hanya ruas jalan berlubang, melainkan mengaspal jalan yang sudah rusak parah.