"Penyidik menemukan bahwa Bapak Ir Joko Widodo benar merupakan lulusan SMA 6 Surakarta yang juga merupakan SMPP Surakarta pada tahun 1980," tegas Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPASTV.
Bareskrim Polri juga telah secara resmi menyatakan bahwa ijazah Sarjana Kehutanan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dari Universitas Gadjah Mada (UGM) adalah asli.
Dalam penyelidikan tersebut, Bareskrim Polri telah melakukan berbagai langkah, antara lain:
1. Uji Laboratorium ForensikIjazah asli Jokowi
Bersama dengan dokumen-dokumen pendukung lainnya seperti ijazah dari SMA, slip pembayaran SPP, surat janji mahasiswa, bukti kuliah lapangan, hingga skripsi yang telah diuji di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri.
Baca Juga: Jokowi Yakin Menang Jadi Ketua Umum PSI Lawan Anak Sendiri: Susunan Pengurus Sudah Jadi
Hasilnya menunjukkan bahwa dokumen-dokumen tersebut identik dengan dokumen pembanding dari periode yang sama.
2. Pemeriksaan Saksi
Sebanyak 39 orang telah diperiksa, termasuk pihak pelapor, alumni UGM, dan bahkan Jokowi sendiri yang memberikan klarifikasi dan menyerahkan ijazah aslinya.
3. Pengumpulan Dokumen
Penyidik mendapatkan 51 dokumen dari pihak Fakultas Kehutanan UGM sebagai pembanding dan bukti keaslian.
Bareskrim Polri telah menyatakan bahwa ijazah sarjana Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), adalah asli. Kesimpulan ini didapatkan setelah penyidik Bareskrim melakukan gelar perkara dan uji laboratorium forensik terhadap dokumen-dokumen terkait.
Dengan tidak ditemukannya unsur tindak pidana, Bareskrim Polri memutuskan untuk menghentikan penyelidikan terkait laporan dugaan ijazah palsu Jokowi tersebut dan berharap tak ada lagi kegaduhan di kemudian hari.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini