news

Heboh Warga Jember Mendadak Temukan Ratusan Ikan Kecil Terdampar di Pantai Payangan, Benarkah Pertanda Akan Terjadi Tsunami? Begini Penjelasan BMKG

Rabu, 21 Mei 2025 | 15:30 WIB
Ilustrasi ribuan ikan terdampar di pesisir pantai, seperti yang terjadi di Pantai Payangan Jember, BMKG ungkap penyebabnya (Instagram/bmkglampung)

BMKG menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik, karena fenomena ini juga dapat terjadi pada ikan-ikan besar seperti paus atau lumba-lumba, yang kadang terdampar akibat dorongan angin atau arus laut yang menarik mereka ke pantai untuk mencari makanan.

Penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan penyebab pasti fenomena ini, karena faktor lingkungan seperti polusi atau perubahan iklim juga dapat memengaruhi perilaku ikan.

"Fenomena ikan bermigrasi secara mendadak dalam beberapa laporan memang dikaitkan dengan dugaan terjadinya gempa atau tsunami, meski tidak selalu memiliki korelasi yang jelas," ujar BMKG.

Baca Juga: Gempa Bumi Dahsyat Terjadi di Myanmar dan Thailand, Apakah Berdampak Pada Indonesia?

"Para Ilmuwan menjelaskan bahwa ikan sangat sensitif terhadap perubahan kecil di lingkungan mereka termasuk adanya getaran atau pergerakan lempeng yang tidak dirasakan manusia, namun tidak selalu berarti ada keterkaitannya dengan gempa/tsunami," katanya.

"Tapi, masyarakat jangan panik karena fenomena ikan mendekat ke pantai juga sering terjadi karena faktor-faktor umum yang tidak berbahaya," sambungnya.

Kejadian di Pantai Payangan Jember ini tidak hanya menjadi tontonan menarik, tetapi juga ada pelajaran berharga tentang dinamika alam yang kompleks dan sering kali tak terduga.

Baca Juga: Viral, Warga Kolaka Heboh Melihat Sosok Bayangan Misterius Melayang Disinari Matahari, Fenomena Aneh Terekam Kamera Ternyata Cuma Fatamorgana?

Bagi warga setempat, fenomena ini menjadi momen untuk menikmati hasil laut tanpa harus melaut, sekaligus memicu kesadaran akan pentingnya memahami kondisi lingkungan laut.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak menghubungkan fenomena ini dengan mitos yang dikaitkan pertanda datangnya bencana.

"Pastikan untuk selalu memverikasi informasi dengan sumber yang terpercaya seperti melalui situs resmi atau akun media sosial BMKG dan tidak percaya pada berita hoaks yang menimbulkan kepanikan, padahal belum tentu jelas kebenarannya," pungkasnya.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Tags

Terkini