SketsaNusantara.id - Youtube viral asal Jember yang menyebut Nabi Muhammad tokoh fiktif, akhirnya berhasil ditangkap polisi di Bali pada 04 Mei 2025. Tersangka ditangkap karena melanggar kasus ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik).
YouTuber itu adalah DISB (47), asal Perumahan Muktisari, Lingkungan Muktisari, Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, Jember.
Menurut Kapolres Jember, AKBP Bobby Anugrah Christianto, DISB berhasil ditangkap di Provinsi Bali.
Baca Juga: PT Wredatama Tiga Pilar Mangkir Hadir! Komisi B DPRD Jember Minta PTSP Hapus NIB Pengembang Nakal
Tim Satreskrim Polres Jember melaksanakan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku di tempatnya tinggal di Gang Jepun, Jalan Tegal Wangi, Kelurahan Banjar Tegal, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung, Provinsi Bali.
“Pelaku diamankan di Banjartegal, Badung, Bali. TKP pelaku melakukan perekaman,” katanya dalam konferensi persnya pada Senin 19 Mei 2025.
Selanjutnya kata dia, tersangka yang memiliki akun ‘Warta Kabar Baik’ itu ditangkap karena menyebut nabi umat agama Islam itu fiktif, tidak pernah ada dan hanya hasil imajinasi.
Baca Juga: Pasar Murah Kembali Digelar Pemerintah Kabupaten Jember di 12 Titik, Catat Tanggalnya!
“Kami khawatir akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan (anarkis) jika ini dibiarkan,” ujarnya.
Kata Bobby, DISB memang sudah pernah dipenjara dengan kasus yang sama pada tahun 2017, pidana penjara 2 tahun 10 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Denpasar.
Saat ini, tersangka dikenakan Pasal 45A ayat (2) Jo Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Republik Indonesia nomor 1 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Baca Juga: Tabrakan Beruntun di Jember Libatkan 3 Kendaraan, 1 Orang Meninggal Dunia
“Untuk kasus yang sekarang, tersangka mendapat ancaman penjara paling lama 6 tahun,” terangnya.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Jember, AKP Angga Riatma, menyatakan bahwa motif dari tersangka menyebut nabi Muhammad sebagai tokoh fiktif, ialah untuk meningkatkan jumlah viewers YouTube dan mempengaruhi penonton.