“Kami tidak sekadar menanam karang, tapi juga harapan,” ujar Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi.
Ia menekankan bahwa program ini bukan hanya tentang lingkungan, tapi juga tentang penguatan ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.
Kapoposang menjadi satu dari empat titik pelaksanaan program nasional ini, selain Maratua, Karampuang, dan Gili Matra.
Hingga kini, lebih dari 5.400 fragmen karang telah ditransplantasi, melibatkan 10 komunitas lokal. Dari laut yang dahulu terancam, kini Kapoposang perlahan berubah menjadi simbol kolaborasi manusia dan alam, dengan BRI sebagai mitra setia dalam menjaga birunya negeri.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini