Selama uang yang digunakan seorang pejabat publik adalah milik pribadinya dan bukan uang rakyat atau dana publik, maka tidak ada hukum yang dilanggar.
Akan tetapi, secara etis, banyak masyarakat berpendapat bahwa seorang pejabat publik seharusnya menjaga citra dan tidak terlibat dalam tindakan yang dapat diinterpretasikan buruk.
Mengingat rekam jejak Hatami yang pernah terlibat dalam kasus penadahan kendaraan hasil kejahatan pada tahun 2020, sebaiknya tindakan seperti sawer DJ ini tidak dilakukan.
Meskipun kasus lamanya tidak langsung berkaitan dengan insiden terbaru, hal ini menambah sorotan publik terhadap integritasnya sebagai perwakilan rakyat.
Reaksi publik menunjukkan bahwa tindakan anggota dewan tidak hanya harus legal tetapi juga etis dan sesuai dengan harapan masyarakat.
Meskipun tindakan Hatami yang viral ini tidak ditemukan unsur melanggar hukum, insiden ini tetap menjadi pelajaran bagi para pejabat publik untuk lebih bijaksana.
Kejadian ini mengingatkan masyarakat akan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam tindakan pejabat publik, serta perlunya peningkatan kesadaran etis di kalangan wakil rakyat.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini