Penggunaan implan adalah salah satu cara untuk merekonstruksi bagian tubuh ini setelah pengangkatan jaringan.
Ini menunjukkan jika implan dilakukan dengan prosedur yang tepat dapat menjadi solusi yang aman bagi pasien.
"Justru pada kasus-kasus kanker (saat terdeteksi ada genetik) salah satu metode untuk rekonstruksi pasien yaitu breast removal yaitu dengan menggunakan implan," jelas Dokter Tompi.
Dokter Tompi juga menegaskan jika implan terbukti dapat menyebabkan kanker atau menjadi pemicu, maka sudah pasti prosedur tersebut akan dilarang.
"Sudah pasti dokter melarangnya, secara rekomendasi medis sudah pasti ditarik, nggak boleh," jelasnya.
Berbicara lebih lanjut terkait prosedur medis, seperti operasi hidung, Dokter Tompi mengingatkan akan risiko medis berupa infeksi pasca-operasi.
Infeksi pasca-operasi menjadi salah satu risiko yang bisa terjadi, tetapi bukan hal yang khusus pada satu prosedur saja.
Menurutnya, infeksi bisa terjadi pada siapa saja. Paling penting adalah bagaimana seseorang merawat kebersihan lukanya setelah melakukan operasi.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!