Penggunaan implan adalah salah satu cara untuk merekonstruksi bagian tubuh ini setelah pengangkatan jaringan.
Ini menunjukkan jika implan dilakukan dengan prosedur yang tepat dapat menjadi solusi yang aman bagi pasien.
"Justru pada kasus-kasus kanker (saat terdeteksi ada genetik) salah satu metode untuk rekonstruksi pasien yaitu breast removal yaitu dengan menggunakan implan," jelas Dokter Tompi.
Dokter Tompi juga menegaskan jika implan terbukti dapat menyebabkan kanker atau menjadi pemicu, maka sudah pasti prosedur tersebut akan dilarang.
"Sudah pasti dokter melarangnya, secara rekomendasi medis sudah pasti ditarik, nggak boleh," jelasnya.
Berbicara lebih lanjut terkait prosedur medis, seperti operasi hidung, Dokter Tompi mengingatkan akan risiko medis berupa infeksi pasca-operasi.
Infeksi pasca-operasi menjadi salah satu risiko yang bisa terjadi, tetapi bukan hal yang khusus pada satu prosedur saja.
Menurutnya, infeksi bisa terjadi pada siapa saja. Paling penting adalah bagaimana seseorang merawat kebersihan lukanya setelah melakukan operasi.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
Beda Sikap Tompi dan Soleh Solihun Soal Kontroversi Patwal Mobil RI 36! Ada yang Soroti Aksi Saling Bantah Pejabat Negara
Tompi Disorot Lagi! Komentar Soal Pengawalan Mobil RI 36 Setelah Pengakuan Raffi Ahmad Picu Kontroversi, Netizen Bereaksi Keras!
Idul Adha 1446 Hijriah Tanggal Berapa? Cek Hitungan Mundur Hari Besar Islam untuk Ibadah Kurban Tahun 2025
Nessie Judge Umur Berapa? Sosok YouTuber Story Teller yang Dikabarkan Umumkan Hamil Anak Pertamanya
Bus Rombongan Persik Kediri Dilempari Batu, Postingan IG Sebelum Laga Tandang di Kanjuruan Jadi Sorotan, Netizen: Lebih Punya...