SketsaNusantara.id - Jagat maya kembali ramai memperbincangkan kelakuan pejabat di Lampung yang dinilai tak peka terhadap kondisi masyarakat.
Dalam waktu berdekatan, publik dikejutkan dengan viralnya video Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela yang asyik nonton konser serta aksi anggota DPRD Lampung Utara, Hatami, yang menyawer DJ dalam sebuah acara pesta.
Momen kedua pejabat itu menuai pro dan kontra. Di satu sisi, ada yang menilai tindakan tersebut sebagai bentuk kedekatan pejabat dengan masyarakat.
Namun, tak sedikit pula yang menganggap hal itu sebagai potret nyata kesenjangan sosial. Para pejabat bisa bersenang-senang, sementara rakyatnya menghadapi penderitaan akibat infrastruktur yang tak kunjung membaik.
Kritik makin menguat setelah sejumlah warga Lampung mengeluhkan jalan rusak parah yang menyebabkan banjir, bahkan menghambat aktivitas warga sehari-hari.
Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar, apakah para pemimpin ini benar-benar memahami penderitaan rakyat yang mereka wakili?
Kedua video viral ini memicu kecaman tajam dari netizen, yang menilai bahwa pejabat tersebut lebih mementingkan kesenangan pribadi daripada memikirkan nasib rakyat.
Hatami, anggota DPRD Lampung Utara dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dianggap menghamburkan uang seenaknya.
Aksi melempar uang ke meja DJ dalam sebuah pesta menjadi bukti di mata publik bahwa dirinya tidak sensitif terhadap kondisi masyarakat yang serba kesusahan.
"Anggota DPRD lampung utara Sawer DJ dengan Uang 50 Ribuan. Tau kan kenapa lampung jalannya ancur, deforestasi tinggi, begal banyak, gak maju maju dan relatif minus pembangunan. Masyarakat Lampung punya wakil rakyat kaya begini, malang sekali," komentar salah satu netizen dikutip SketsaNusantara.id dari akun @ilh****id.
Sementara itu, Jihan Nurlela, Wagub muda yang usianya masih 31 tahun juga dicap sebagai "bocil" yang lebih suka bermain-main daripada fokus pada tugasnya.
Kegiatannya nonton konser dianggap tidak menunjukkan sikap serius dalam mengemban amanah sebagai Wakil Gubernur.