news

Profil Robert Francis Prevost, Kardinal Asal Amerika Serikat Pertama yang Terpilih Jadi Paus Leo XIV Melalui Proses Konklaf 2025 di Vatikan

Jumat, 9 Mei 2025 | 07:25 WIB
Potret Roberto Francis Prevost yang terpilih jadi Pemimpin Gereja Katolik sedunia menggantikan Paus Fransiskus usai melewati proses konklaf di Vatikan (Instagram/vaticannews)

SketsaNusantara.id - Hari Kamis, 8 Mei 2025 menjadi momen bersejarah saat dunia menyaksikan Kardinal Robert Francis Prevost dari Amerika Serikat terpilih sebagai Paus baru.

Kardinal Robert Prevost terpilih menggantikan Paus Fransiskus yang wafat pada 21 April 2025 lalu.

Prevost menjadi Paus ke-267 usai terpilih dari 133 kardinal di seluruh dunia melalui konklaf di Vatikan, dengan mengambil nama Leo XIV.

Kemunculan Robert Prevost di balkon Basilika Santo Petrus untuk pertama kalinya sebagai Paus Leo XIV, disambut meriah oleh jutaan umat Katolik yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus.

Baca Juga: Lika-liku Perjalanan Hidup Paus Fransiskus, Pernah Berencana Menikah dengan Amalia Damonte di Usia Muda, Berujung pada Panggilan Iman jadi Pastor

"Paus Leo XIV menyapa dunia untuk pertama kalinya memberikan berkat Urbi et Orbi. Kardinal Robert Francis Prevost jadi Paus ke-267 yang terpilih dari 133 Kardinal di seluruh dunia," tulis Vatikan dalam pengumuman resmi sebagaimana dikutip SketsaNusantara.id dari akun @vaticannews pada hari Kamis, 8 Mei 2025.

Terpilihnya Robert Prevost sebagai Paus Leo XIV menjadi angin segar bagi 1,4 miliar umat Katolik di seluruh dunia.

Sebagai Kepala Gereja dan Pemimpin baru Vatikan, Papa Leo XIV diharapkan bisa meneruskan kepemimpinan Paus Fransiskus yang cinta damai dan penuh kasih.

Baca Juga: Kapan Pemilihan Paus 2025? Mengenal Konklaf, Ritual Rahasia Berusia 700 Tahun untuk Memilih Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik Sedunia, Ada Sumpah Tutu

Dilansir dari situs resmi Vatikan, diketahui bahwa Robert Francis Prevost, lahir pada 14 September 1955 di Chicago, Illinois, Amerika Serikat.

Robert Prevost menjadi paus pertama dari Amerika Serikat yang terpilih menjadi pemimpin Gereja Katolik sedunia menggantikan Paus Fransiskus.

Prevost menempuh pendidikan awal di Seminari Pastor Augustinian dan lulus sebagai sarjana Matematika di Universitas Villanova pada tahun 1977.

Baca Juga: Sederet Fakta Menarik Kardinal Ignatius Suharyo, Uskup Agung dari Indonesia yang Masuk Daftar Konklaf Pemilihan Paus Baru di Vatikan

Ia melanjutkan studi Teologi di Chicago dan belajar Hukum Kanon di Roma, lalu ditahbiskan menjadi imam pada 19 Juni 1982 di Augustinian College of Santa Monica, oleh Dewan Kepausan untuk Non-Kristen yang kini Departemen Dialog Antaragama.

Halaman:

Tags

Terkini