Para Kardinal kemudian melaksanakan 4 kali pemungutan suara setiap hari harinya, yakni dua kali pada pagi dan sore.
Untuk terpilih sebagai Paus baru, kandidat harus memperoleh dua pertiga dari total suara kardinal yang hadir dalam Konklaf.
Setiap selesai melakukan voting, hasilnya akan diumumkan kepada publik melalui warna asap yang keluar cerobong Kapel Sistina.
Asap hitam yang keluar dari cerobong Kapel Sistina menandakan para kardinal belum ada kardinal yang terpilih sebagai Paus baru.
Namun jika proses Konklaf telah berhasil memilih Paus baru, asap yang dikeluarkan akan berwarna putih.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!