Berikutnya dari @masfaris*** yang menilai kalau uang yang seharusnya dipakai untuk wisuda bisa ditabung untuk kebutuhan masa depan.
“Duit wisudanya bisa buat ditabung,” katanya.
Komentar lain yang cukup menarik datang dari akun @indo***. Akun ini cukup menjelaskan kalau wisuda SMA selama ini hanya seremoni belaka.
“Naah gitu kan cakeppp... emang dari zaman dulu mah gak ada wisudaan tk sd smp smu. Siapa yg ngrusak tatanan itu. Yang wisuda cuma yang kuliah. SMU cuma perpisahan kumpul ma teman-teman,, foto-foto bareng, sungkem sama guru,” tutur akun tersebut.
Kebijakan Dedi Mulyadi memang sempat memicu pro dan kontra. Banyak orang tua murid dan lembaga pendidikan yang menganggap wisuda adalah bentuk penghargaan simbolik atas perjuangan anak-anak mereka.
Baca Juga: Sekolah Masih 'Ngotot' Adakan Study Tour dan Wisuda? Dedi Mulyadi 'Bikin Viral' Isi WA SMP Ini!
Namun, di sisi lain, kritik muncul karena acara wisuda yang semakin komersial dan membebani orang tua secara finansial.
Tak sedikit sekolah yang menjadikan wisuda sebagai ajang pamer kemewahan dengan biaya tinggi, dari sewa gedung hingga jasa rias dan baju wisuda.
Video testimoni siswi ini menjadi contoh konkret bagaimana sebuah perpisahan bisa tetap bermakna tanpa harus mewah.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini