“Akhir tahun, Natal, dan Lebaran tahun ini di masa pemerintah kita harga-harga aman. Stok pangan bersedia,” tambahnya.
Sementara itu, program unggulan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan pada 6 Januari 2025 diklaim telah menyentuh lebih dari 1.200 titik. Jumlah penerima manfaatnya disebut sudah menyentuh 3,4 juta anak hingga awal Mei.
“Dan di akhir November 2025 akan mencapai 82,9 juta penerima manfaat,” ungkap Prabowo.
Ia juga menyebut tingkat keberhasilan program ini sangat tinggi dari sisi kesehatan.
“Yang keracunan sampai hari ini dari 3 sekian juta, kalau tidak salah di bawah 200 orang. Yang rawat inap 5 orang. Jadi bisa dikatakan keberhasilannya adalah 99,99%.”
Di sektor pengelolaan aset negara, Prabowo juga menyampaikan pembentukan dana investasi nasional bernama Danantara. Menurutnya, konsolidasi ini menunjukkan bahwa Indonesia sesungguhnya punya aset yang sangat besar.
“Setelah konsolidasi, kita sadar bahwa aset kita besar. Aset under management kita mencapai 982 miliar dolar AS. Kalau semua digabung, kita sudah tembus 1 triliun dolar AS.”
Ia meminta para menteri untuk lebih serius mengecek kembali seluruh aset negara, terutama konsesi lahan yang sudah jatuh tempo.
“Saya minta menteri-menteri cek lagi semua aset—terutama yang punya konsesi HGU, HGB yang sudah jatuh tempo. Itu harus kembali ke negara.”
Menutup pidatonya, Prabowo mengajak seluruh elemen kabinet untuk menjaga semangat gotong royong demi kepentingan rakyat.
“Enam bulan pertama ini sudah membuktikan bahwa kalau kita kerja sama, kita bisa capai banyak hal.”***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!