SketsaNusantara.id - Setelah 6 bulan menjabat, Presiden Prabowo Subianto menggelar evaluasi kinerja Kabinet Merah Putih.
Hasilnya? Ia menyebut sejumlah capaian penting berhasil diraih dalam waktu singkat, mulai dari inflasi rendah, harga pangan stabil saat Lebaran, hingga peluncuran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut nyaris sempurna.
Prabowo juga mengklaim konsolidasi aset negara kini mencapai lebih dari satu triliun dolar AS.
Namun, di tengah semua optimisme itu, Prabowo tetap mengingatkan agar tidak terjebak rasa puas diri. Ia menegaskan pentingnya bersikap objektif dan rendah hati dalam menilai capaian pemerintah.
“Kalau kita tidak objektif, kita bisa masuk ke dalam jebakan bahwa kita menganggap diri kita sudah mampu, padahal tidak,” katanya tegas Senin 5 Mei 2025.
Presiden Prabowo Subianto mengawali Sidang Kabinet Paripurna dengan semangat optimistis. Ia menyebut enam bulan pemerintahan Kabinet Merah Putih telah menghasilkan fondasi penting untuk kebangkitan nasional.
“Dalam 6 bulan kita memerintah, kita telah mencapai hal-hal yang cukup berarti, hal-hal yang bersifat fundamental memperkuat landasan kebangkitan kita sebagai bangsa,” ujarnya di hadapan para menteri.
Salah satu sorotan utama adalah keberhasilan dalam menjaga stabilitas ekonomi. Inflasi Indonesia disebut Prabowo kini termasuk yang terendah di dunia. Ia pun menyebut pencapaian ini sebagai hasil kesinambungan dari era Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Ini salah satu hasil daripada kepemimpinan dan manajemen Pak Jokowi,” ucapnya.
Ia bahkan menyebut Jokowi sebagai pemimpin yang memahami praktik pengelolaan inflasi lebih baik dari teori para profesor ekonomi.
Tak hanya itu, stabilitas harga pangan selama momen-momen penting seperti Natal dan Lebaran menjadi poin lain yang disorot.