SketsaNusantara.id - Sedikitnya 40 pengurus Ranting NU Sukorejo Kecamatan Rejoso, Nganjuk berkumpul. Mereka terdiri dari para pengurus ranting, banom dan lembaga.
Tujuannya memperkuat realisasi program kerja yang sudah disusun sebelumnya. Acara berlangsung di rumah lmam Hambali, ketua ranting NU Sukorejo.
Rangkaian acara dimulai setelah lsyak dengan tahlil. Sesi ini dipimpin Kiai Muhammad Musta'in, kiai desa setempat.
Baca Juga: Revitalisasi Program Kerja, MWC NU Rejoso Nganjuk Gelar Musker
Rais Syuriah Ranting NU Sukorejo ini juga berterima kasih jajaran syuriah lainnya. Dirinya mengaku Ranting NU Sukorejo harus mendukung hasil Musker MWCNU Rejoso. "Termasuk program digdaya, digitalisasi data dan layanan, kita upayakan bisa segera diterapkan ke ranting NU Sukorejo sini," pesannya, Minggu 4 Mei 2025.
Hasil Musker MWCNU Rejoso kemudian dibacakan Ika Nuryanik. Selain Sekretaris PR Fatayat NU Sukorejo, perempuan berkacamata ini juga Ketua LTN MWCNU Rejoso.
Katib PRNU Sukorejo Supangat mengapresiasi kebangkitan NU di desanya. "NU ini berjalan pelan tapi pasti," ujarnya.
"Kita lakukan semampu kita, seiring berjalannya waktu semua akan tertata sesuai dengan yang diharapkan," imbuhnya.
Ketua Ranting IPNU Sukorejo Muhammad Zainul Arifin menyampaikan jika rutinitas organisasinya mati suri. lni disebabkan kesibukan pengurus yang kuliah.
"Mohon dukungan dan bantuan dari para orang tua untuk mendukung dan mendorong putra-putrinya semangat mengikuti organisasi IPNU," pintanya.
Baca Juga: Terbentuk, LTN Rejoso Nganjuk Siap Publikasikan Kegiatan MWC dan Tulis Tokoh NU
Sekretaris PRNU Sukorejo Hadi Suseno merespon keluhan ini "Banyak santri TPQ yang bisa diajak mengikuti kegiatan tersebut, agar tumbuh jiwa ke-NU-an dalam diri mereka," ujar ketua Pagar Nusa Sukorejo ini.
Pertemuan hingga larut malam itu ditutup doa oleh Kiai Marzuki. Dia memotivasi para pengurus tetap semangat mengabdi di NU.