SketsaNusantara.id - Publik kembali dibuat geger dengan munculnya nama Kaesang Pangarep sebagai salah satu penikmat aliran dana dalam kasus dugaan korupsi BPDPKS.
Putra bungsu Jokowi ini disebut-sebut menjadi salah satu orang yang ikut merasakan lezatnya aliran dana panas tersebut.
Kepemilikan saham Kaesang Pangarep di klub sepak bola terbesar di Solo menjadi salah satu buktinya.
Munculnya nama kaesang dalam kasus panas yang merugikan negara hingga Rp 91 T berawal dari sebuah video yang kini viral di X.
Dalam video tersebut disebutkan bahwa Kaesang Pangarep memiliki saham di Persis Solo hingga 40%.
Jumlah kepemilikan saham Kaesang dinilai lebih tinggi dari pemilik lama yang hanya 10% saja.
Usut punya usut semua itu berasal dari dugaan gratifikasi yang dilakukan oleh PT Wilmar.
"Korupsi Bio Fuel (Bio Disel) Rp 91 T," tulis keterangan video yang diunggah @Nemesis_34N.
"Rp 91 triliun itu dana BPDPKS itu dipakai untuk memsubsidi produksi biodiesel tadi, salah satu pelaksananya itu adalah Wilmar, penikmat dari dana BPDPKS," ucap salah seorang pengamat dalam video tersebut.
"Dan ternyata Wilmar inilah yang menjadikan putra Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep, bisa menguasai sekitar 40% saham persis solo, gibran 30%, Erik lewat anaknya 20%, dan pemilik lama hanya 10%," lanjutnya.
"Dan ini istilahnya suap, gratifikasi, yang sudah dilaporkan ke KPK," tegasnya.
Baca Juga: Salami Peserta Upacara Satu Per Satu, Bupati Jember Gus Fawait: Ini Bentuk Apresiasi untuk Para Guru