Minggu, 19 Juli 2026

Pasien Diabetes Wajib Tahu! Rekomendasi Olahraga Ringan dan Waktu Terbaik demi Menjaga Gula Darah Tetap Stabil

Photo Author
Dinzha Fairrana Atsir, Sketsa Nusantara
- Senin, 5 Mei 2025 | 14:00 WIB
 Rekomendasi olahraga yang cocok bagi pasien diabetes dan kapan waktu terbaik untuk melakukannya. (Freepik/freepik)
Rekomendasi olahraga yang cocok bagi pasien diabetes dan kapan waktu terbaik untuk melakukannya. (Freepik/freepik)

 

SketsaNusantara.id - Beraktivitas fisik secara aktif sangat penting demi kesehatan pasien diabetes tanpa pandang bulu jenis diabetes apa yang mereka miliki.

Kok bisa ya? Ini karena tubuh yang aktif akan membantu insulin bekerja lebih baik di dalam tubuh.

Dilansir oleh SketsaNusantara.id dari Diabetes UK, olahraga akan membantu tingkat gula dalam darah tetap berada pada target yang sesuai dan mencegah komplikasi kesehatan yang berhubungan dengan diabetes.

Baca Juga: Transformasi Ery Makmur yang Berhasil Turunkan Berat Badan 30 Kg Berkat Diet dan Olahraga, 10 Bulan yang Tidak Sia-Sia

Namun, rutin olahraga ternyata jadi tantangan banyak orang. Apa lagi jika olahraga bukan bagian dari pola hidup sebelumnya. Banyak yang sulit menyisihkan waktu untuk melakukan kegiatan fisik tersebut, padahal manfaatnya sangat besar demi menanggulangi diabetes.

Oleh karena itu, pada artikel ini, SketsaNusantara.id tidak hanya akan memberikan rekomendasi olahraga yang cocok untuk pasien diabetes dari para pakar, tetapi juga waktu-waktu yang tepat dan manajemennya.

Rekomendasi Olahraga untuk Pasien Diabetes

Ada banyak jenis olahraga di luar sana yang mungkin tidak semua disukai banyak orang. Karena itu, sudah dipilihkan beberapa rekomendasi olahraga yang terbilang ringan dan bisa dilakukan sehari-hari, antara lain:

Baca Juga: Terbukti Ampuh! Intip 5 Ide Olahraga Sederhana yang Bantu Turunkan Berat Badan Pasca Lebaran

1. Jalan cepat

Dilansir dari laman resmi Rumah Sakit Pondok Indah, jika seseorang rutin melakukan jalan cepat sebanyak 5 kali seminggu selama 30 menit, gula darah akan lebih terkontrol.

Namun jika masih terdengar memberatkan, pasien bisa mulai menentukan target berjalan lebih kecil dulu, misalnya hanya 10 menit. Tidak semua orang bisa memenuhi target dalam satu malam saja, jadi kegiatan ini harus dibiasakan secara rutin.

Baca Juga: Terungkap! Alasan Mahalini Ingin Tetap Bugar hingga Rutin Olahraga Pasca Melahirkan Selina: Pengen Jadi...

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X