news

Populasi Bertambah! 2 Anak Hariamau Sumatra Lahir di Sanctuary Harimau Barumun, Menhut Raja Juli Antoni Sumbang Nama

Minggu, 4 Mei 2025 | 22:51 WIB
Penampakan 2 anak harimau Sumatra yang baru lahir (kehutanan.go.id)

SketsaNusantara.id - Kelahiran 2 ekor Harimau Sumatra menjadi kabar bahagia bagi Santuary Harimau Barumun di Sumatera Utara.

Induk betina bernama Gadis melahirkan 2 ekor anak harimau Sumatra pada 25 Januari 2025 lalu.

Kedua anak hariamau jantan dan betinia ini lahir dalam kondisi sehat dan selamat.

Baca Juga: Kronologi Penemuan Jejak Badak Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon Banten, Tim Patroli Temukan Bekas Tapak Kaki Hewan Endemik Indonesia?

2 Ekor anak Harimau ini lahir dari sepasang indukan yakni Gadis dan Monang.

Hingga hari ini, total anak harimau yang dilahirkan induk Gadis berjumlah 7 ekor.

Sebelumnya, pada tahun 2022 induk betina Gadis juga telah melahirkan 3 ekor anak harimau.

Baca Juga: Ramai Tudingan Penutupan dan Larangan Drone di Kawasan TNBTS Akibat Ladang Ganja, Menhut Raja Juli Buru-Buru Klarifikasi

Kelahiran 2 ekor anak harimau ini juga disambut bahagia oleh Kementerian Kehutanan.

Bahkan dalam rilis resminya, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni turut menyumbang nama untuk 2 ekor anak harimau tersebut.

Kedua ekor anak harimau Sumatra atau Panthera Tigris Sumatrea ini diberi nama Ninik untuk bayi betina dan Nunuk untuk bayi jantan.

Baca Juga: Heboh! Video Raja Juli Antoni Potong Omongan Pak Bas, Netizen: Adab dan Etika, Tidak Ada Sopan Santunnya

“Proses penamaan ini bukan sekedar seremoni, tetapi juga sebagai simbol harapan baru bagi konservasi harimau di Indonesia,” ungkap Raja Juli Antoni seperti dikutip SketsaNusantara.id dari laman resmi Kementerian Kehutanan.

Selain dua anak Harimau tersebut, Sanctuary Harimau Barumun dilaporkan baru saja menerima translokasi Aprilia, harimau yang diselamatkan karena terlibat interaksi negatif dengan masyarakat. 

Dilansir dari situs Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), harimau Aprilia, berjenis kelamin betina dengan kisaran usia 3 tahun telah mendapat penanganan intensif. 

Halaman:

Tags

Terkini