SketsaNusantara.id - Kelahiran 2 ekor Harimau Sumatra menjadi kabar bahagia bagi Santuary Harimau Barumun di Sumatera Utara.
Induk betina bernama Gadis melahirkan 2 ekor anak harimau Sumatra pada 25 Januari 2025 lalu.
Kedua anak hariamau jantan dan betinia ini lahir dalam kondisi sehat dan selamat.
2 Ekor anak Harimau ini lahir dari sepasang indukan yakni Gadis dan Monang.
Hingga hari ini, total anak harimau yang dilahirkan induk Gadis berjumlah 7 ekor.
Sebelumnya, pada tahun 2022 induk betina Gadis juga telah melahirkan 3 ekor anak harimau.
Kelahiran 2 ekor anak harimau ini juga disambut bahagia oleh Kementerian Kehutanan.
Bahkan dalam rilis resminya, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni turut menyumbang nama untuk 2 ekor anak harimau tersebut.
Kedua ekor anak harimau Sumatra atau Panthera Tigris Sumatrea ini diberi nama Ninik untuk bayi betina dan Nunuk untuk bayi jantan.
“Proses penamaan ini bukan sekedar seremoni, tetapi juga sebagai simbol harapan baru bagi konservasi harimau di Indonesia,” ungkap Raja Juli Antoni seperti dikutip SketsaNusantara.id dari laman resmi Kementerian Kehutanan.
Selain dua anak Harimau tersebut, Sanctuary Harimau Barumun dilaporkan baru saja menerima translokasi Aprilia, harimau yang diselamatkan karena terlibat interaksi negatif dengan masyarakat.
Dilansir dari situs Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), harimau Aprilia, berjenis kelamin betina dengan kisaran usia 3 tahun telah mendapat penanganan intensif.