news

Disebut Sebagai Crazy Rich Surabaya, Siapa Gabriel Rey? CEO Triv Pemilik Supercar Lamborghini yang Alami Kecelakaan di Tol Jombang

Sabtu, 3 Mei 2025 | 16:22 WIB
Sosok Gabriel Rey, pemilik Supercar Lamborghini yang kecelakaan di Tol Mojokerto-Jombang (Instagram.com/@gabrielrey99)

SketsaNusantara.id - Musibah menimpa Kendaraan Supercar Lamborghini tipe Revuelto milik Gabriel Rey de Leroy atau yang biasa disapa Gabriel Rey, pada Jumat tanggal 02 Mei 2025 di ruas jalan tol Jombang - Mojokerto.

Kendaraan gahar milik Gabriel Rey tentu mudah dikenali oleh publik, hal itu karena untuk mobil jenis Lamborghini Revuelto diduga hanya punya Rey saja yang mengaspal di jalanan Indonesia.

Selain memiliki harga fantastis dengan estimasi pada kisaran harga 20 milyar rupiah, corak warna yg mencolok dan tulisan Bitcoin 100k juga menambah ciri khas yang membuatnya langka.

Baca Juga: Supercar Mewah Ringsek! Lamborghini 20 Miliar Tabrak Ignis di Tol Jombang, Kerugian Capai Miliaran Rupiah

Sehingga ramai di media sosial, jika dijalan berpapasan dengan Supercar yang memiliki ciri-ciri diatas dapat dipastikan bahwa itu adalah kendaraan milik Gabriel Rey.

Saat ini Gabriel Rey diketahui sebagai Eksekutif yang memegang kendali perusahaan platform pertukaran aset mata uang digital (Cryptocurency) yang berbasis di Indonesia dengan nama Triv.co.id.

Pundi-pundi kekayaannya didapat dari kesuksesan bisnisnya dalam transaksi mata uang krypto, terutama jenis Bitcoin.

Baca Juga: 6 Fakta Tol Cisumdawu yang Jadi Lokasi Kecelakaan Maut! Ternyata Telan Dana hingga Triliunan Rupiah

Latar belakang pendidikan ilmu komputer yang pernah ditempuhnya di Universitas Kristen Petra yang mempengaruhi pilihan kariernya.

Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Timothy Ronald, awal mulai keterlibatan Rey dalam dunia Cryptocurency terjadi tahun 2013.

Kesulitan yang dialaminya dalam transaksi jual beli mata uang kripto membuat Gabriel berinovasi dengan mendirikan platform Triv.

Baca Juga: 4 Fakta Kecelakaan Mobil Travel di Tol Cisumdawu, Ada Korban Jiwa hingga Kronologi Sementara Menurut Polres Sumedang

Awalnya ia sempat pesimis karena banyak yang menganggap bahwa perdagangan crypto itu sama dengan MLM atau bisnis lain yang menggunakan skema Ponzi.

Namun stigma yang sempat buruk itu tidak menyurutkan semangat Gabriel untuk tetap bertahan dalam usaha perdagangan mata uang krypto.

Halaman:

Tags

Terkini