Jalan hidupnya sebagai "orang IT", membuat pria yang sempat bekerja di Ooreedo group itu tetap yakin bahwa Cryptocurency suatu saat akan menjadi besar.
Diperkirakan bahwa sekitar 90% aset miliknya diinvestasikan kedalam mata uang kripto jenis Bitcoin, pada tahun 2014 Rey mendirikan perusahaan Triv dengan modal awal kisaran 20 milyar.
Perjuangan Gabriel Rey berbuah manis, pada sekitar tahun 2021 harga bitcoin dan mata uang crypto yang lain melonjak amat sangat pesat.
Mata uang Kripto Bitcoin yang dahulu dibelinya pada tahun 2013 seharga 3 juta sampai 4 juta rupiah per BTC, pada penghujung tahun 2020 melonjak fantastis menjadi kisaran 250 juta rupiah per BTC.
Pria yang berdomisili di Surabaya ini dikenal sering memberikan edukasi mengenai perdagangan kripto beserta analisa dan prediksi yang didapat dari data miliknya.
Dalam kancah nasional, Gabriel Rey sebagai CEO PT. Tiga Inti Utama tercatat menerima penghargaan dari Ditjen Pajak, dan memperoleh izin resmi dari Bappebti.
Hingga tanggal 3 Mei 2025 ini, harga Bitcoin tercatat sudah menembus harga 1,5 milyar per-BTC.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Kronologi Kecelakaan Bus di Arab Saudi, 6 WNI Rombongan Jemaah Umroh dari Bojonegoro Meninggal Dunia, Apa Penyebabnya?
6 WNI Jamaah Umroh Tewas Kecelakaan Bus, Nasaruddin Umar Ungkap Korban Akan Dimakamkan Dimana
Cedera Serius? Intip 5 Fakta Kecelakaan Wendy Walters Akibat Ditabrak Pengendara Jetski
Waspada! Diduga Kelalaian Penjaga Palang Pintu Kereta Api, Terjadi Kecelakaan Maut di Sukoharjo, Begini Kronologinya
Tekan Angka Kecelakaan! Satlantas Polres Jember Catat 13 Laka Lantas Selama Operasi Ketupat 2025