SketsaNusantara.id - Kesibukan di Pulau Bali mendadak berhenti pada sore hari Jumat tanggal 02 Mei 2025 sekitar jam 16.00 WITA, aliran listrik yang mengaliri wilayah yang dijuluki Pulau Dewata ini kehilangan dayanya.
Jalan dan bangunan yang biasanya nyaman untuk dipakai beraktivitas sehari-hari maupun kegiatan pariwisata menjadi terganggu karena tidak ada sumber penerangan.
Akibat dari tidak adanya aliran listrik, fasilitas umum menjadi gelap dan jalananpun macet.
Untuk mengantisipasi timbulnya kecelakaan, operasional bandara terpaksa dihentikan sementara.
Dilansir SketsaNusantara.id dari pernyataan resmi Mensesneg sekaligus Juru Bicara Kepresidenan Prasetyo Hadi dalam kanal YouTube Kementerian Sekretariat Negara, Pemerintah telah mendapat laporan pada Jumat petang dan melakukan koordinasi dengan Pimpinan PLN.
Pasca pernyataan yang dikeluarkan Mensesneg, disebutkan bahwa dalam kurun waktu kisaran 45 menit pasokan listrik telah berhasil dipulihkan ke Pulau Dewata.
Kemudian disampaikan pula permohonan maaf dari Pemerintah bagi masyarakat Bali serta terima kasih kepada PLN yang telah bertindak responsif.
Pernyataan resmi Prasetyo Hadi melalui video itu diunggah pada sekitar pukul 20.00 WIB.
Dugaan sementara, masalah ini terjadi akibat adanya gangguan pada SKLT (Saluran Kabel Laut Tegangan Tinggi).
Jaringan yang mengalami gangguan berada pada jalur Gilimanuk-Banyuwangi yang berfungsi menghubungkan sumber listrik di dari Jawa menuju pulau Bali.