news

5 Fakta Tragedi Pemuda Jember yang Dikabarkan Hilang Saat Mendaki Gunung Saeng: Kronologi hingga Penemuan Korban dalam Keadaan Tak Bernyawa

Sabtu, 3 Mei 2025 | 07:31 WIB
Ilustrasi pendaki asal Jember yang dikabarkan hilang saat mendaki Gunung Saeng di Bondowoso, Jawa Timur hingga ditemukan tak bernyawa oleh Tim SAR (Instagram/gunungsaeng.via.sumberwaru)

SketsaNusantara.id - Kabar duka datang dari dunia pendakian Indonesia. Seorang pemuda asal Jember dikabarkan terjatuh dan ditemukan tak bernyawa saat mendaki Gunung Saeng yang berada di Bondowoso, Jawa Timur.

Seorang pemuda berusia 18 tahun bernama Fahrul Hidayatullah, atau yang akrab disapa Baim, belakangan ini ramai jadi sorotan publik setelah dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Saeng pada Kamis, 1 Mei 2025.

Peristiwa tragis ini mengundang simpati luas dari warganet, hingga menjadi trending di media sosial, khususnya Instagram.

Baca Juga: Nadine Chandrawinata Turut Berduka Pasca 2 Pendaki Meninggal Dunia, Ceritakan Pengalamannya Sempat Nyasar saat Turun dari Puncak Carstensz Papua

Dihimpun SketsaNusantara.id dari akun Instagram @explorejawatimuran dan berbagai sumber, berikut rangkuman fakta terkait insiden ini.

1. Kronologi Kejadian

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso, menjelaskan kronologi saat Baim melakukan pendakian bersama 4 orang temannya dari jalur Desa Sumberwaru, Kecamatan Binakal mulai pukul 07.28 WIB.

Rombongan ini berhasil mencapai puncak pertama pada pukul 11.30 WIB. Namun, saat dalam perjalanan turun, Baim berlari di jalur curam berpasir yang licin dan kehilangan keseimbangan hingga terperosok ke jurang sedalam sekitar 150 meter di sisi kanan gunung.

Baca Juga: 2 Pendaki Meninggal Dunia Karena Hipotermia, Fiersa Besari Beberkan Tantangan di Balik Carstensz Pyramid: Kita Wajib...

Pendaki lain yang berada tak jauh dari lokasi sempat menyaksikan kejadian ini dan menyebut Baim berlari kecil lalu terpleset dan tak sempat berpegangan hingga akhirnya terjatuh.

Peristiwa ini menarik perhatian publik setelah sebuah video merekam detik-detik setelah Baim jatuh tersebar luas di media sosial.

Dalam video yang beredar, tampak teman-temannya memanggil-manggil, namun tak ada respons. Beberapa pendaki wanita bahkan ada yang menangis dan segera melaporkan kejadian ini ke pos pendakian sekitar pukul 14.00 WIB.

Baca Juga: Terlihat Asap Membumbung Akibat Erupsi Gunung Semeru, Masyarakat Direkomendasikan untuk Tidak Melakukan Aktivitas Apapun Sejauh 3 KM dari Puncak

Dukungan pun mengalir di medsos, banyak warganet yang mengaku khawatir dan mendoakan agar Baim segera ditemukan dan berharao masih bisa diselamatkan.

Halaman:

Tags

Terkini