Kata Bernadus, faktor utama yang menyebabkan terjadinya laka ialah dikarenakan kelalaian kendaraan truk Mitshubisi. “Pengemudi truk tidak memperhatikan keberadaan KA yang sedang melintas saat hendak menyeberang,” ucapnya.
“Pengemudi akhirnya harus dirawat si RSD Kalisat Jember, karena mengalami luka patah hidung,” tandasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!