Antonio Costa, Presiden Dewan Eropa memastikan bahwa tidak ada indikasi serangan siber dalam insiden ini.
Kemungkinan besar peristiwa ini murni karena masalah teknis atau musibah tak terduga yang ikut memperparah situasi.
Selain itu, kantor berita Spanyol menyebut adanya perbaikan jaringan listrik sehingga Andorra dan beberapa wilayah Perancis dan Spanyol juga ikut terdampak mengalami blackout.
Dampak blackout ini membuat panik. Kota-kota besar seperti Madrid dan Barcelona lumpuh total, apalagi orang-orang mengeluh di X tak bisa tarik uang tunai karena ATM mati, dan jalanan penuh sesak gara-gara lampu lalu lintas tidak menyala.
Reuters melaporkan, rumah sakit pun terpaksa menunda operasi rutin, dan Spanyol sampai mengerahkan 30.000 polisi untuk menjaga ketertiban.
Tak hanya itu, lalu lintas udara di Spanyol dan Portugal terdampak oleh pemadaman listrik yang meluas sehingga banyak jadwal penerbangan yang dibatalkan saat terjadi blackout.
Untungnya, pemulihan mulai berjalan bertahap. Menurut postingan akun X
@txttransportasi, jaringan listrik mulai menyala kembali setelah blackout yang terjadi 6 hingga 10 jam.
Beberapa wilayah seperti Basque Country, Barcelona, Madrid, Lisbon, dan Porto mulai dialiri listrik sejak hari Senin malam, 28 April 2025. Operator jaringan komunikasi sudah mulai aktif lagi per hari Selasa, 29 April 2025.
Meski kini saluran listrik sudah kembali pulih, banyak warga yang mengalami kerugian, termasuk pengusaha restoran hingga pasien rumah sakit dan pegawai kantoran akibat transportasi lumpuh.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini