news

Menjadi Agen BRILink, Pria di Jombang Terima Penghasilan Melebihi UMK

Rabu, 30 April 2025 | 00:00 WIB
Andre Eko Hariadi (kanan) sedang melayani jasa transaksi keuangan agen BRILink miliknya di Dusun/Desa Mangunan, Kabuh, Jombang. (SketsaNusantara.id/As'ad Choirudin)

Untuk menjadi agen BRILink, menurut Andre sangat mudah. Cukup dengan melampirkan e-KTP dan buku tabungan BRI. “Hanya dengan menunjukkan e-KTP dan buku tabungan BRI sudah bisa mendaftar sebagai agen BRILink,” tandas Andre.

Semenjak bergabung menjadi agen BRILink, Andre mengaku mendapat penghasilan tambahan yang cukup besar. “Rata-rata omset bersih yang saya terima setiap bulannya mencapai Rp 3,5 juta hingga Rp 4 juta,” aku Andre.

Baca Juga: Mudahkan Transaksi Warga Sekitar, Layanan BRILink Juga Jadi Penopang Ekonomi Keluarga

Menurutnya, dengan penghasilan tambahan sebesar itu sudah lebih dari cukup. “Sudah melebihi UMK (upah minimum kabupaten) Jombang, Mas,” kata dia.

Diketahui, UMK Jombang pada tahun 2025 ini adalah Rp 3.137.004.

Agar tidak ketinggalan update informasi tentang keagenan, Andre bergabung dengan komunitas sesama agen BRIlink. “Jadi saya banyak belajar terkait hambatan transaksi dan metode baru untuk berbagai kemudahan saat transaksi,” sambungnya.

Baca Juga: Dari Desa Balung, Agen BRILink Hadirkan 'Bank Mini' yang Memudahkan Akses Perbankan bagi Warga Situbondo

Pengalaman dan pengetahuan tentang transaksi perbankan, Andre kerap mengedukasi masyarakat tentang modus penipuan di WhatsApp.

Selama menjadi agen BRILink, ia kerap menyelamatkan masyarakat dari modus penipuan. Dengan pengalaman dan pengetahuan tentang transaksi perbankan, setidaknya Andre bisa mencegah modus penipuan yang terjadi pada warga sekitar, terutama pelanggannya.

“Contohnya baru-baru ini, ada pelanggan mau mengirim pulsa kepada orang yang mengaku sebagai kepala desa. Setelah saya cek, nomor tersebut ternyata bukan nomornya Pak Lurah, ya tidak saya layani,” pungkas Andre.

Sementara, Kepala BRI Cabang Jombang Effendi Sudarso melalui Manager Bisnis Mikro Hasanudin menjelaskan, pihaknya telah memantau pertumbuhan dan perkembangan transaksi dan fee agen, dan juga menjembatani antara agen dan BRI.

Baca Juga: Belasan Tahun Bermitra dengan BRI, Peternak Sapi Perah Mampu Dukung Program Pemerintah

“Agen merupakan kepanjangan tangan BRI. Jadi harapannya, nasabah dan masyarakat lainnya masih bisa tetap bertransaksi tanpa terkendala jam kerja bank. Karena transaksi di agen BRILink bisa dilakukan setiap waktu. Baik siang, malam maupun di hari libur. Selain itu nasabah dengan mudah menjangkau agen karena lebih dekat dengan tempat tinggal dan tidak harus jauh datang ke bank,” ungkap Hasan.

Ditambahkan, ada tiga tingkatan Agen Brillinik. Pertama, agen pemula yang melayani transaksi di bawah Rp 500 ribu. Kedua, agen juragan dengan pelayanan transaksi di atas Rp 750 ribu. Ketiga, agen jawara yang melayani transaksi di atas Rp 4.500 juta.

“Saat ini ⁠jumlah agen BRILink di Jombang ada skitar 8000. Tapi yang aktif bertransaksi masih sekitar 800 agen,” beber Hasan.

Halaman:

Tags

Terkini