SketsaNusantara.id- Demi menjaga kelestarian lingkungan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember mulai menerapkan prinsip Enviromental, Social and Gogernance (ESG).
“Pentingnya penerapan ESG yaitu selain mencakup aspek operasional, juga bisa mendukung kinerja perusahaan,” kata Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, Jum’at 25 April 2025.
Diketahui, penerapan ESG diantaranya ialah dengan adanya penyediaan fasilitas water station di Stasiun Jember, bak sampah dan penggunaan waste bag di dalam kereta.
“Hal ini merupakan upaya untuk meningkatkan pelayanan dan mengurangi emisi karbon. Juga mengurangi sampah plastik yang selama ini dipakai di dalam kereta,” ujarnya.
Selain itu, untuk menekan penggunaan kertas (paperles), Daop 9 juga sudah menerapkan boardjng pass dan face recognition (FR). Tercatat sebanyak 69.816 penumpang menggunakan FR di tahun 2025 ini.
KAI Daop 9 Jember juga telah mengadopsi penggunaan bahan bakar biodiesel jenis 40. Tujuannya kalah untuk mengurangi karbon dari sektor transportasi.
Baca Juga: KPU Jember Telah Selesaikan Proses Verifikasi PAW Caleg PKB di Dapil 7
“Semua langkah dan inovasi ini merupakan bagian dari roadmap keberlanjutan KAI untuk kelestarian lingkungan, terlebih dalam penerapan ESG yang berkesinambungan,” tandasnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini