“Terkadang mengisi materi-materi UMKM di sejumlah pemerintahan desa. Yang rutin itu di SMKN 2 Jombang. Saat menjadi narasumber, saya menyampaikan semua proses produksi. Mulai dari proses produksi, pengemasan, hingga pemasaran,” terang Yanto.
Namun, tambahnya, yang terpenting itu adalah pengemasan. Dia selalu menegaskan, antara kemasan dan isi harus selaras. “Banyak pelaku UMKM mamin itu tidak bertahan lama karena tidak memperhatikan kemasan dan isi tidak sesuai. Jadi pembeli kecewa,” pungkas Yanto.
Sementara, Kepala Cabang BRI Jombang Effendi Sudarso sangat mendukung pertumbuhan UMKM yang ada di kota santri. Dia menandaskan, sebagai bentuk dukungan tersebut, layanan keuangan bagi pelaku UMKM dipermudah. Tidak hanya bentuk layanan yang dipermudah, terhadap bunga pinjaman juga diberikan bunga yang rendah.
“BRI selalu memberikan kemudahan terhadap pelaku UMKM yang mengakses layanan keuangan. Salah satunya adalah KUR. Selain bunga yang rendah, KUR memang diprioritaskan bagi pelaku UMKM yang sedang berkembang,” tandas Sudarso saat dihubungi melaui sambungan telepon.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!