SketsaNusantara.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Presiden Prabowo Subianto baru berjalan 4 bulan namun sudah ditemukan sejumlah kecurangan.
Saat program ini belum berjalan sepenuhnya, sejumlah persoalan sudah muncul mulai dari pembayaran mitra dapur MBG hingga penggelapan dana.
Atas persoalan diatas Prabowo Subianto berjanji akan mengusut dugaan penggelapan dana program makan bergizi gratis ini hingga tuntas.
Dugaan penyelewengan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini muncul di tengah persiapan pelaksanaan program menyeluruh yang merupakan salah satu janji kampanye Prabowo-Gibran.
"Pasti diurus, setiap sen uang rakyat akan kita jaga," tegas Prabowo saat dikonfirmasi terkait sejumlah permasalahan pada dapur MBG hingga dugaan penggelapan dana dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube KOMPASTV.
Prabowo Subianto menyatakan akan mengurus dan mengusut tuntas dugaan tersebut.
Sebagai pemilik program, Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memastikan program ini berjalan dengan transparan dan akuntabel dalam pengelolaan dana program MBG.
Guna mengatasi kekisruhan pengelolaan dana MBG, maka kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyatakan bahwa pihaknya akan memberikan uang muka sehingga program MBG tidak akan menggunakan uang pribadi mitra.
Selain dugaan penggelapan dana, masalah higienitas makanan juga menjadi sorotan dimana kejadian siswa yang mengalami keracunan di Cianjur, Jawa Barat, menjadi salah satu contohnya.
Baca Juga: Misi Duka ke Vatikan: Jokowi dan Tokoh Nasional Diutus Prabowo Hadiri Pemakaman Paus Fransiskus
Badan Pangan Nasional (BGN) menyatakan kejadian tersebut telah ditangani dan hanya masalah teknis.
Sementara itu program MBG yang diinisiasi Prabowo Subianto ini dimaksudkan agar anak-anak Indonesia tidak kekurangan gizi lagi dimana saat ini sudah berjalan meski belum merata.