news

Detik-Detik Kecelakaan di Depan Masjid Roudhotul Muchlisin, Mobil Pembawa Jenazah di Jember Terguling Saat Hindari Motor Keluarga yang Alami Trouble

Selasa, 22 April 2025 | 18:30 WIB
Kondisi Mobil pengangkut jenazah setelah alami laka (warna biru) (SketsaNusantara.id/ Gita Pamuji)

SketsaNusantara.id- Terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal yang menyebabkan mobil ambulance nopol P 8629 GD sedang membawa jenazah terguling. 

Kecelakaan itu terjadi di jalan Gajah Mada, tepatnya di depan Masjid Roudhotul Muchlisin Kabupaten Jember, Selasa 22 April 2025, tepatnya pukul 11:50 WIB.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Jember, Ipda Tommy Nur Alamsyah, menyampaikan bahwa mobil ambulan itu milik persemayaman Persatuan Rukun Kematian (PRK) Panca Budi yang terdapat jenazah di dalamnya sedang melaju dari arah timur ke barat.

Baca Juga: Sukseskan TMMD ke-124, Pemkab Jember Gelontorkan Alokasi Dana 2,4 M

“Mobil ambulan itu melaju dari arah timur ke barat dengan dilakukan pengawalan oleh keluarga jenazah menggunakan sepeda motor,” katanya, Selasa 22 April 2025.

Saat sampai di depan masjid Roudhotul Muchlisin, motor keluarga jenazah yang sedang mengawal di depan ambulan mengalami macet mendadak.

“Sesampainya di TKP motor yang mengawal mengalami trouble alias macet mendadak,” ujarnya.

Baca Juga: Jaga Keselamatan Pengguna Jalan, KAI Daop 9 Jember Pasang Portal Atas di Perlintasan Sebidang

Menghindari kendaraan sepeda motor yang macet itu, mobil pengangkut jenazah bergerak ke kanan sehingga menabrak pembatas tengah jalan. Mobil jenazah itu pun akhirnya terguling.

“Bergerak oleng ke kanan dan menabrak pembatas tengah jalan yang mengakibatkan mobil terguling,” paparnya.

Kata Tommy, faktor utama yang menjadi penyebab laka ialah jarak yang antara sepeda motor keluarga yang mengawal ambulan terlalu dekat. Sehingga saat terjadi trouble, mobil pembawa jenazah tidak bisa berhenti dan harus menghindar yang menyebabkannya terguling.

Baca Juga: Bayi Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa dalam Kardus di Depan Rumah Warga Jember

“Karena jarak relatif dekat dengan kendaraan di depannya, sehingga mengakibatkan kecelakaan,” jelasnya.

Tommy menambahkan, didalam mobil tersebut ada 5 orang yang ikut mengantarkan jenazah. Jadi untuk mengevakuasi jenazah sempat kesulitan.

Halaman:

Tags

Terkini