SketsaNusantara.id - Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, Wakil Presiden RI, kembali menjadi perbincangan hangat di media sosial
Nama Gibran mendadak trending di X di tengah sorotan netizen usai Wapres mengunggah video video berjudul "Generasi Muda, Bonus Demografi dan Masa Depan Indonesia".
Dalam video yang diunggah di kanal YouTube miliknya pada hari Sabtu, 19 April 2025, Gibran memuji kesuksesan film animasi Jumbo.
Film karya sutradara Ryan Adriandhy dkk ini telah menarik lebih dari 4 juta penonton dan kini jadi film animasi terlaris di Asia Tenggara. Tak hanya itu, film ini akan diputar di 17 negara di Asia dan Eropa.
"Ini menjadi era baru industri animasi Indonesia. Dalam banyak hal, kita telah dapat membuktikan bahwa anak muda Indonesia bisa berprestasi di arena global dan siap memimpin," ujar Gibran dikutip SketsaNusantara.id dari kanal YouTube GIbran Rakabuming.
Melalui video tersebut, putra sulung Jokowi itu menyampaikan ajakan kepada seluruh generasi muda bangsa untuk menjadi penggerak pembangunan, bukan hanya sekadar penonton sejarah.
Jumbo yang berhasil menjadi film animasi terlaris sepanjang masa, memang layak mendapat sorotan. Terlebih pembuatannya yang memakan waktu 5 tahun dengan bantuan ratusan animator dari seluruh Indonesia untuk menyuguhkan tampilan yang sempurna.
Namun, bukannya mendapat tanggapan positif, ucapan Gibran justru menuai cibiran dari netizen di X. Banyak yang menilai Gibran hanya "numpang tenar" alias riding the wave dari kesuksesan Jumbo.
Netizen menyoroti kontradiksi Gibran yang memuji Jumbo, sebuah karya kreatif manusia, padahal pemerintah, termasuk Gibran, sering menggunakan AI untuk konten promosi.
Seperti pada video animasi Prabowo-Gibran saat mempromosikan Program Makan Bergizi Gratis pada bulan Februari 2025 lalu yang menuai kritik karena menggunakan AI (artificial intelligence).
Video tersebut sempat membuat beberapa warganet kecewa, bahkan animator di Indonesia ikut tersinggung dan "sakit hati".