"Mungkin dikira masyarakat gak minat membaca, akhirnya kebongkar juga kecerobohan ini, bener-bener Blunder Nusantara, tiap hari aja ada beritanya, kapan hari diserbu tikus sekarang tulisannya ngawur!" komentar akun @jane_895.
"Masa sih proyek super duper mega besar tapi eksekusi asal-asalan, kalo gak tau itu apa ya bego, kaya yaudah tulis apa aja buat monumen bermakna sih itu pandir dan semua sinonimnya," sindir akun @tsaahh.
Baca Juga: Isu Pembangunan IKN Mangkrak, Fanny Soegi: Kembaliin Hutannya!
"Itu aja tulisannya salah dan masih harus direvisi. Pertama, kurang kata "sit". Harusnya: Lorem ipsum dolor sit amet. Kedua, typo di "consecteteur". Harusnya: consectetur, udah blunder salah ejaan pula," sindir akun @nikisithie.
Tugu Titik Nol, yang menjadi simbol awal ibu kota baru, seharusnya merepresentasikan visi besar Indonesia.
Plakat "Lorem Ipsum" di Tugu Titik Nol IKN malah menciptakan kesan ceroboh, apalagi di tengah sorotan publik terhadap proyek ini.
Netizen berharap otoritas segera mengganti plakat dengan informasi yang benar dan memberikan penjelasan resmi.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini