news

Ratusan Bangunan Sekolah di Jember Perlu Perhatian, Bupati Jember Gus Fawait Pastikan Tahun Ini Mulai Perbaikan Infrastruktur

Kamis, 17 April 2025 | 18:45 WIB
Kondisi ruang sekolah yang ambruk. (Dok BPBD Jember)

SketsaNusantara.id - Ratusan sekolah rusak di Jember terus menunggu perbaikan, Pemerintah Kabupaten Jember di tahun 2025 ini segera melakukan renovasi.

Yang terbaru, beberapa hari lalu ruang guru di SDN Pakis 01, Desa Pakis, Kecamatan Panti ambruk karena sudah lama tak mendapatkan perbaikan.

Melihat kondisi bangunan sekolah yang membutuhkan banyak perhatian, Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan bangunan sekolah menjadi prioritas pembangunan di tahun ini.

Baca Juga: Pemkab Jember Segera Cairkan Insentif Guru Ngaji hingga Beri Tambahan Uang Bulanan pada Penerima Beasiswa Pendidikan

"Kita baru menjabat dan langsung melakukan efisiensi anggaran, sesuai dengan instruksi presiden dan APBD ini akan difokuskan pada insfrastruktur," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis 17 April 2025.

Fokus efisiensi di tahun 2025 selain sektor kesehatan, Bupati Jember Gus Fawait juga akan memprioritaskan pembangunan gedung sekolah, jalan dan pasar.

"Efisiensi kita sudah, maka akan kita fokuskan pasa sekolah, jalan dan pasar nantinya," imbuhnya.

Baca Juga: Lepas Pemudik, Pemkab Jember Sediakan Angkutan Bus Gratis dengan Kuota Ratusan Penumpang, Rutenya...

"Selain itu, kami baru melihat laporan bahwa ada banyak sekolah dari ratusan yang membutuhkan sentuhan ini. Ternyata, banyak yang tidak ada perbaikan yang signifikan," ungkapnya.

Maka menurutnya, dengan adanya anggaran APBD dan APBD Perubahan tahun 2025 alokasi untuk sekolah sudah disiapkan.

Meskipun, perbaikan sekolah ini tidak bisa sekaligus dilakukan secara menyeluruh tetapi akan dilakukan bertahap.

Baca Juga: Catat Tanggalnya! Program Layanan Kesehatan Gratis Diluncurkan Pemkab Jember, Gus Fawait: Masyarakat Bisa Berobat di Seluruh Faskes di Indonesia

Selanjutnya, Gus Fawait menegaskan akan melakukan peninjuan langsung ke desa-desa untuk memastikan dan melihat langsung kondisi sekolah.

"Saya memang mendapatkan laporan bahwa ada sekolah di desa-desa yang tidak mendapatkan perhatian, maka pekan depan kita akan ngantor di desa," tuturnya.

Halaman:

Tags

Terkini