SketsaNusantara.id - Sebanyak 2000 tenaga kesehatan (Nakes) di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, masih belum menerima gaji.
Hal ini dampak dari Plh Kepala Dinas Kesehatan dr Koeshar Yudyarto yang melakukan kunjungan ke luar negeri.
Padahal, Bupati Jember Muhammad Fawait sudah melakukan meminta agar gaji nakes di Kabupaten Jember, bisa dicairkan pada 14 April 2025.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sukowinarno mengatakan, bahwa sampai dengan saat ini pihaknya masih belum menerima izin dari Plh Kadiskes.
"Untuk data yang ada di kami, usulan soal izin perjalanan dinas atau perjalanan ke luar negeri ini atas nama Sekdin Dinkes ini masih belum masuk ke kami," ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, Rabu 16 April 2025.
Bila mengacu pada aturan tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), yang hendak melakukan perjalanan ke luar negeri memang harus disetujui atau ditandatangani oleh Kepala Daerah.
Baca Juga: Lepas Pemudik, Pemkab Jember Sediakan Angkutan Bus Gratis dengan Kuota Ratusan Penumpang, Rutenya...
Kondisi ini menurutnya, mengganggu pelaksanaan birokrasi di Dinas Kesehatan yang akhirnya saat ini mengalami kekosongan pimpinan.
"Kepala Dinas Kesehatan definitif ini sedang menjalani ibadah umroh, kemudian yang bersangkutan ini dijadikan Plh kepada Dinas," terangnya.
"Pasti kalau yang bersangkutan ini pergi ke luar negeri, kegiatan di Dinas kesehatan tentunya terganggu," imbuhnya.
Sebab, Dinas Kesehatan memiliki tanggung jawab kepada tenaga kesehatan hingga level puskesmas.
Suko mengungkapkan, yang bersangkutan berangkat ke luar negeri ini pihaknya tidak mengetahui kapan berangkatnya.